PENERAPAN TEKNOLOGI INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO) (KAJIAN ANALISA BIAYA USAHATANI)

  • Suharjo Thalib Lakidende University
Keywords: Kata Kunci Biaya, Teknologi IPAT-BO, Padi Sawah

Abstract

Beberapa negara termasuk Madagaskar telah mengembangkan suatu model intensifikasi,  dengan sistem ini maka kemungkinan besar produktivitas padi sawah irigasi mampu meningkat yang pada saat yang bersamaan sumberdaya dapat dilestarikan. Melalui model ini petani petani mampu memperoleh produksi lebih jauh dari biasanya yaitu sampai dua kali lipat.  Pengguaan model tersebut yang berbasis pada pemanfaatan bahan organik sebagai kendali utama meningkatkan produktivitas padi sawah irigasi disebakan karena adanya keterpaduan tanaman itu sendiri dengan sumberdaya lingkungan yang cukup baik. Sehingga melalui teknologi ini dapat dan mampu memberikan produksi yang lebih maksimal.

Dengan berbagai macam varietas yang ada dimasyarakat dengan produktivitas yang bervariasi tentu menjadi strategi tersendiri yang harus diperhatikan dalam pengembangan teknologi budidaya sehingga mengelola lahan seperti teknologi berbasis organik ini sangat diperlukan..

        Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji biaya yang dipergunakan dalam penerapan teknologi IPAT-BO di Kabupaten Konawe.

Hasil kajian menunjukkan bahwa Komponen biaya terbesar berasal dari biaya variabel yaitu 96,82% dari total biaya yang digunakan.  Biaya Tenaga Kerja memberikan kontribusi terbesar dari biaya variabel yang digunakan yaitu 73,78% dari total biaya variabel dalam penerapan teknologi IPAT-BO

Published
2020-05-02
Section
Articles