Kupas Tuntas Penerapan Prejudiciel Geschil dalam Perkara Pidana

  • Abdul Rahim Universitas Muhammadiyah, Makassar, Indonesia
  • Muhammad Ibnu Fajar Rahim Kejaksaan Republik Indonesia
Keywords: prejudiciel geschil, perkara pidana, penerapan

Abstract

Penundaan pemeriksaan perkara dengan alasan adanya sengketa pra yudisial atau prejudiciel geschil harus didasari pada argumentasi hukum yang jelas dan konkret. Penerapan prejudicial geschile sering dilakukan dalam perkara dengan objek tanah maupun surat-surat yang mendasari kepemilikan tanah. Berbagai peraturan di Indonesia yang mengatur prejudiciel geschil hanya memberikan kewenangan dan bukan kewajiban untuk menerapkan prejudiciel geschil. Apabila status keperdataan hak atas kepemilikan tanah belum jelas dan harus ditentukan oleh putusan perdata, maka pemeriksaan perkara pidana dapat ditunda menunggu putusan perdata. Sebaliknya, apabila dalam suatu hak kepemilikan atas tanah dilatarbelakangi kejahatan, maka putusan perkara pidana yang akan menentukan status keperdataan hak kepemilikan tersebut. Kerumitan dan problematika penerapan prejudiciel geschil membawa kewajiban bagi maka penegak hukum dalam menerapkannya harus mengedepankan prinsip kehati-hatian agar penegakan hukum pidana berjalan untuk mewujudkan keadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Abstract. The postponement of case examination on the grounds of a pre-judicial dispute or prejudiciel geschil must be based on clear and concrete legal arguments. The application of prejudicial geschile is often carried out in cases with land objects or documents that underlie land ownership. Various regulations in Indonesia that regulate prejudiciel geschil only give authority and not the obligation to apply prejudiciel geschil. If the civil status of land ownership rights is not clear and must be determined by a civil decision, the examination of a criminal case can be postponed pending a civil decision. On the other hand, if there is a criminal background in a land ownership right, then the decision of a criminal case will determine the civil status of the ownership right. The complexity and problems of implementing prejudiciel geschil carry an obligation, so law enforcers in implementing it must prioritize the principle of prudence so that criminal law enforcement runs to realize justice based on statutory regulations.

References

Afandi, F. (2016). PERBANDINGAN PRAKTIK PRAPERADILAN DAN PEMBENTUKAN HAKIM PEMERIKSA PENDAHULUAN DALAM PERADILAN PIDANA INDONESIA. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 28(1), 93–106. https://doi.org/10.22146/JMH.15868

Amo Institute of Sciences. (2021). Dutch Law Echyclopedia Dictionary. Dutch Law Echyclopedia Dictionary. https://www.juridischwoordenboek.nl/?zoek=prejudicieel geschil

Arief, B. N. (2009). Barda Nawawi Arif. (2009). Reformasi Sistem Peradilan (Sistem Penegakan Hukum) di Indonesia, Dalam Bunga Rampai Potret Penegakan Hukum di Indonesia. Komisi Yudisial Republik Indonesia.

Arief, H., & Ambarsari, N. (2018). Penerapan Prinsip Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia. Al-Adl : Jurnal Hukum, 10(2), 173. https://doi.org/10.31602/al-adl.v10i2.1362

Azis, R., Warman, K., & Yoserwan, Y. (2020). Prosecutor’s Position in the Third Party Objections the Decision of the Court That Confiscating Evidence Goods for the State in Narcotic Criminal Acts. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(6), 348–365. https://doi.org/10.18415/IJMMU.V7I6.1728

Carby‐Hall, J. (2002). The judge and social law: jurisprudential policies in interpreting and making laws. Managerial Law, 44(3), 7–26. https://doi.org/10.1108/03090550210770498

Chazawi, A. (2019). Tindak pidana hak atas kekayaan intelektual (HaKI): penyerangan terhadap kepentingan hukum kepemilikan dan penggunaan hak atas kekayaan intelektual. Media Nusa Creative. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=UIVOEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Adami+Chazawi&ots=dTIEIEbh5A&sig=9D6KEz0A58-vlqrh_Qc5jj6tt4g&redir_esc=y#v=onepage&q=Adami Chazawi&f=false

CRN. (2007). Penerapan Prejudiciel Geschill dalam Perkara Public dan Privat. Hukum Online. https://www.hukumonline.com/berita/a/penerapan-iprejudiciel-geschilli-dalam-perkara-publik-dan-privat-hol17060?page=all

D’Alessandro, E. (2020). Exceptio rei judicatae. In Planning the future of cross border families: a path through coordination. Hart Publishing, 223–232.

Fauzan, H., & Siagian, B. (2017). Kamus Hukum dan Yurisprudensi. Kencana. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1131378

Fauzi, A. (2014). ANALISIS YURIDIS TERHADAP UPAYA HUKUM LUAR BIASA PENINJAUAN KEMBALI (PK) OLEH JAKSA DALAM SISTEM HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 3(1), 37–48. https://doi.org/10.25216/jhp.3.1.2014.37-48

Harahap;, M. Y. (2010). PEMBAHASAN PERMASALAHAN DAN PENERAPAN KUHAP : Penyidikan dan Penuntutan. SINAR GRAFIKA.

Hiariej, E. O. S. (2016). Prinsip- Prinsip Hukum Pidana (1st ed.). Cahaya Atma Pustaka. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=971544

John, T. (2016). Persilisihan Prayudisial: Penundaan Pemeriksaan Perkara Pidana Terkait Perkara Perdata. Sinar Grafika.

Kholiq, A. (2019). RAPUHNYA BENTENG KEADILAN DI INDONESIA (Kajian terhadap kekuasaan kehakiman (peradilan) sebagai benteng keadilan dalam Sistem Peradilan Pidana). Justisi Jurnal Ilmu Hukum, 3(1). https://doi.org/10.36805/jjih.v3i1.503

Lamintang, P., & Samosir, C. D. (1983). Hukum Pidana Indonesia. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=500559

Lintogareng, J. (2013). ANALISA KEYAKINAN HAKIM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERKARA PIDANA DI PENGADILAN. LEX CRIMEN, 2(3). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexcrimen/article/view/2423

Mantovani, R. (2018). KUHP : Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Terjemahan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN). Kejaksaan Tinggi.

Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 1 (2019).

Muladi, M. (1995). Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

RUU-KUHP, Republik Indonesia (2013). https://www.researchgate.net/publication/269107473_What_is_governance/link/548173090cf22525dcb61443/download%0Ahttp://www.econ.upf.edu/~reynal/Civil wars_12December2010.pdf%0Ahttps://think-asia.org/handle/11540/8282%0Ahttps://www.jstor.org/stable/41857625

Standar Operasional Prosedur (SOP) Penangan Perkara Tindak Pidana Umum, (2011).

Prihanto, S., & Mashdurohatun, A. (2018). Handling Of Crime Case Relating To The Land By A Police Investigator. Jurnal Daulat Hukum, 1(2), 487–494. https://doi.org/10.30659/JDH.V1I2.3321

Rahim, A., & Rahim, M. I. F. (2021). Pemalsuan Surat dalam Arti Formil dan Materil Beserta Akibat Hukumnya. Pleno Jure, 10(2), 68–80. https://doi.org/10.37541/plenojure.v10i2.575

Ramadhan, F., Nugraha, X., & Felany, P. I. (2020). Penataan Ulang Kewenangan Penyidikan Dan Penuntutan Dalam Penegakan Hukum Pelanggaran Ham Berat. Veritas et Justitia, 6(1), 172–212. https://doi.org/10.25123/vej.3514

Remmelink, J. (2003). Hukum Pidana - Komentar Atas Pasal-Pasal Terpenting Dari KUHP Belanda dan Padanannya Dengan KUHP Indonesia. Gramedia, Pustaka Utama.

Saifuddin, B., & Widodo, T. (2020). Penyelesaian Tindak Pidana Yang Didalamnya Terdapat Perselisihan Perdata (Suatu Tinjauan Normatif). JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 7(1), 30–36. https://doi.org/10.31604/justitia.v7i1.30-36

Syahril, S. (2016). PUTUSAN SELA TERHADAP PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI PADANGSIDIMPUAN. JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 1(02). https://doi.org/10.31604/justitia.v1i02.%p

Thasia, N., Putri Anindya, D., & Fermatasari, I. (2021). URGENSI SURAT PEMBERITAHUAN DIMULAINYA PENYIDIKAN: KAJIAN PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 130/PUU-VIII/2015. LEX SUPREMA Jurnal Ilmu Hukum, 3(2). http://114.5.119.118/index.php/lexsuprema/article/view/515

Hukum Acara Pidana, Pub. L. No. 76 (1981). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/47041/uu-no-8-tahun-1981

Yuliska, E. (2020). TERPENUHIKAH UNSUR PIDANA PENGUASAAN TANAH YANG SAMA-SAMA BELUM MEMILIKI SERTIFIKAT TANDA BUKTI HAK. Ensiklopedia Social Review, 2(1), 83–87. https://doi.org/10.33559/ESR.V2I1.473

Zulfa, E. A. (2010). Gugurnya Hak Menuntut: Dasar penghapus, peringan, dan pemberat pidana. Ghalia Indonesia. https://lib.ui.ac.id

Published
2022-09-08