Implementasi Kebijakan Hukum Pidana Dalam Penanggulangan Kejahatan Di Bidang Komputer

  • Muhammad Yunus Idy Universitas Islam Makassar, Indonesia
Keywords: kejahatan, siber, dunia maya, pidana, pemidanaan

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk upaya penanggulangan cybercrime dengan menggunakan sarana penal serta mekanisme pertanggungjawabannya sebagaimana yang diatur dalam undang-undang ITE. Metode penelitian yang digunakan adalah statuta approach, conseptual approach, dan comparative approach. Tipe penelitiannya adalah Normative Legal Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanggulangan cybercrime dengan menggunakan sarana penal atau dengan menggunakan kebijakan/politik hukum pidana (penal policy) harus lebih sesuai dengan keadaan atau situasi sekarang dan untuk masa-masa yang akan datang, maka dibentuklah undang-undang ITE untuk mengatasi permasalahan sebelumnya terkait dengan pengaturan tentang penanggulangan cybercrime yang masih tersebar diberbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pertanggungjawaban pidananya sebagaimana yang diatur dalam undang-undang informasi dan transaksi elektronik dapat dijatuhkan kepada individu dan korporasi. Namun demikian sistem pertanggungjawaban korporasi belum cukup jelas dan terperinci, khususnya berkaitan dengan kapan korporasi dikatakan melakukan tindak pidana, siapa yang bertanggungjawab dan sanksi pidana yang dapat dijatuhkan.

Abstract. The problem discussed in this study is how the form of cybercrime prevention efforts using penal facilities and accountability mechanisms as stipulated in the ITE law. The research method used is the statute approach, conceptual approach, and comparative approach. The type of research is normative legal research. The results of the study indicate that efforts to overcome cybercrime by using penal facilities or by using criminal law policies/politics (penal policy) must be more in line with the current situation or situation and for the future, so the ITE law was formed to overcome previous problems. Related to the regulation of cybercrime prevention which is still scattered in various applicable laws and regulations. Criminal liability, as stipulated in the law on information and electronic transactions, can be imposed on individuals and corporations. However, the corporate responsibility system is not yet clear and detailed, especially with regard to when the corporation is said to have committed a crime, who is responsible, and the criminal sanctions that can be imposed.

 

 

References

Arief, B. N. (2006). Tindak pidana mayantara : perkembangan kajian cyber crime di Indonesia. RajaGrafindo Persada. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=403380
Aswari, A. (2020). Perlindungan Hukum Tanpa Penegakan Hukum Dalam Sengketa Transaksi Elektronik. Kertha Patrika, 42(2), 163. https://doi.org/10.24843/kp.2020.v42.i02.p05
Golubev, V. (2012). Cyber-crime and legal problems of Internet usage. Zaporizhia Law Institute, Ministry of Interior of Ukraine, 11(2).
Keyser, M. (2017). The council of europe convention on cybercrime. In Computer Crime (pp. 131–170). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781315095493-7/COUNCIL-EUROPE-CONVENTION-CYBERCRIME-MIKE-KEYSER
Koto, I. (2021). Cyber Crime According to the ITE Law. International Journal Reglement & Society (IJRS), 2(2), 103–110. http://jurnal.bundamediagrup.co.id/index.php/ijrs/article/view/124
Laksana, A. W. (2019). PEMIDANAAN CYBERCRIME DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA POSITIF. Jurnal Hukum, 35(1), 52–76. https://doi.org/10.26532/JH.V35I1.11044
Middin, M. A., Salle, S., & Aswari, A. (2021). Menakar Faktor Penghambat Dalam Mewujudkan Kepastian Hukum Dibidang Pertanahan. PLENO JURE, 10(2), 115–121. https://doi.org/10.37541/PLENOJURE.V10I2.608
Putra, A. K. (2014). Harmonisasi Konvensi Cyber Crime Dalam Hukum Nasional. Jurnal Ilmu Hukum Jambi, 5(2), 43297. https://www.neliti.com/publications/43297/
Qamar, N., & Aswari, A. (2018). Healing or Hurting: Development of Highway Public transportation Technology. Jurnal Dinamika Hukum, 18(3), 319–328. https://doi.org/10.20884/1.JDH.2018.18.3.2144
Rahim, A., & Rahim, M. I. F. (2021). Pemalsuan Surat dalam Arti Formil dan Materil Beserta Akibat Hukumnya. Pleno Jure, 10(2), 68–80. https://doi.org/10.37541/plenojure.v10i2.575
Ramadhani, G. S., Arief, B. N., & Purwoto, P. (2012). Sistem Pidana dan Tindakan “Double Track System” Dalam Hukum Pidana di Indonesia. Diponegoro Law Journal, 1(4), 1–9. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/dlr/article/view/612
Sari, N. W. (2019). KEJAHATAN CYBER DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS KOMPUTER. Jurnal Surya Kencana Dua : Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 5(2). https://doi.org/10.32493/SKD.V5I2.Y2018.2339
Setiawan, A., Shahroom, A., Huang, T., & Zahidah, N. S. (2016). The Complexities Of Programme Management: Case Study Of Trans-Asean Gas Pipeline. PM World Journal, 5(5). https://pmworldlibrary.net/wp-content/uploads/2016/05/pmwj46-May2016-Complexities-of-Programme-Management-Trans-ASEAN-Gas-Pipeline-case-study.pdf
Setiawan, N., Emia Tarigan, V. C., Sari, P. B., Rossanty, Y., Putra Nasution, M. D. T., & Siregar, I. (2018). Impact of cybercrime in e-business and trust. International Journal of Civil Engineering and Technology, 9(7), 652–656. https://www.researchgate.net/profile/Nashrudin-Setiawan/publication/327335383_Impact_of_cybercrime_in_e-business_and_trust/links/60559c8f92851cd8ce52afe8/Impact-of-cybercrime-in-e-business-and-trust.pdf
Sudarto, S. (1983). Hukum pidana dan perkembangan masyarakat : kajian terhadap pembaharuan hukum pidana. Sinar Baru. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=611849
Sutarwan, H., Widiana, I. G., & Amin, I. (2007). Cyber crime : modus operandi dan penanggulangannya. LaksBang PRESSindo. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=874110
Wahid, A. (2005). Kejahatan mayantara (Cyber crime). Refika Aditama. http://library.stik-ptik.ac.id
Wahyudi, I. (2006). Kebijakan Pidana Terhadap Kejahatan Mayantara. Universitas Riau.
WidyoPramono, W. (1994). Kejahatan di bidang komputer. Pustaka Sinar Harapan. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=271093
Wijaya, M. R., & Arifin, R. (2020). Cyber Crime in International Legal Instrument: How Indonesia and International Deal with This Crime? IJCLS (Indonesian Journal of Criminal Law Studies), 5(1), 63–74. https://doi.org/10.15294/ijcls.v5i1.23273
Published
2022-09-08